Selasa, 18 Agustus 2009

Puisi hari ini

17 Agustus 2009

Ada 2 puisi yang akan gue ketik. Ini adalah puisi pertama yang gue bikin dan ini gara-gara tugas bahasa Indonesia yang katanya harus membacakan puisi buatan sendiri. Emang agak bingung, tapi ternyata gue bisa membuat 3 puisi dalam waktu yang lumayan singkat. Hhe.. Mungkin karena waktunya yang pas banget abis demisioner..jadi gue banyak dapet pencerahan.. :)
Puisi yang pertama, gue ga tau mau ngasih judul apa..silakan dibaca kawan..


Selamat Pagi,
Mentari membangunkan dunia dengan sinar yang begitu lembut
Nyanyian burung meriah, menyambut sadarku dari mimpi
Ku siap jalani hari ini

Siang,
Semua telah kukerjakan dan kudapatkan
Senang, sedih, gembira, marah, bersalah, disalahkan
Telah kulalui semua itu dengan cepat

Petang datang,
Tersadar malam akan datang
Menyesal menghabiskan siang secepat itu
Khawatir, apakah aku benar-benar telah menyelesaikan semua?

Malam,
Menandai cukup untuk hari ini
Kini saatnya kukembali untuk berbaring dan mematikan lampu kamar
Kata terakhir hari ini, selamat malam Netradhiira Pattvisekra !



Hidup

Terlalu nyaman
Semua ini terlalu nyaman
Melihat mentari datang mengawali hari
Merasakan kulit terbakar panasnya matahari

Hari begitu cepat, malam pun datang
Bulan, bintang, aku suka semua itu
Lebih suka dari terbakar panasnya matahari
Tapi mengapa? Ketika malam telah datang,
kuingin merasakan kulitku terbakar lagi

Egois! Apakah aku egois?
Mungkin iya, karena kutahu setelah malam ini, akan datang pagi baru untukku
Tapi aku ingin pagi yang sama!
Melihat mentari yang sama seperti yang kulihat hari ini

Bolehkah? Mungkinkah?
Tidak! Itu tidak boleh dan tidak mungkin!
Inilah hidup, satu kali, hanya satu kali
Akan ku kenang hari ini di dalam hati, hanya dalam hati
tanpa ingin mengulang hari


yang satu lagi, khusus untuk dibaca pas pelajaran bahasa indonesia...hihi

Oiya, jawaban posting sebelumnya,, yap!gue nangis..terharu, sedih, bangga, dan semua perasaan bercampur sehingga meledak menjadi tangisan yang bisa dibilang cuma sebentar.. :(
Semoga VARCA bisa lebih baik dari SEKRA..

sekra 17

0 komentar:

Poskan Komentar

thank you for comment ..
keep read this blog okaay :)